Rifqinizamy Karsayuda: Komisi II Belum Tentukan Sikap Terkait Usul Kampanye 120 Hari Pemilu 2024

    Rifqinizamy Karsayuda: Komisi II Belum Tentukan Sikap Terkait Usul Kampanye 120 Hari Pemilu 2024
    Anggota Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda

    JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda menjelaskan pihaknya belum menentukan sikap terkait usulan dari pemerintah tentang masa kampanye 120 hari pada Pemilu 2024. Ia menjelaskan sejauh ini Komisi II DPR RI masih melakukan exercisement yang akan dibahas dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama pemerintah pasca masa reses mendatang.

    “Namun, dari beberapa pandangan fraksi-fraksi yang berkembang di Komisi II DPR RI, kita inginkan adanya masa kampanye yang lebih singkat, efektif, dan efisien, ” ujar Rifqinizamy dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/4/2022).

    Penentuan masa kampanye ini menjadi krusial sebab berkorelasi dengan tahapan pengadaan dan distribusi logistik, mulai dari surat suara, alat peraga kampanye, dan sebagainya. Selama ini, tambahnya, masa kampanye dibuat lama agar proses pencetakan dan pendistribusian logistik itu bisa dilakukan dengan baik.

    “Karena itu, mempersingkat masa kampanye di satu pihak juga harus melakukan perubahan regulasi yang efektif dan efisien terkait dengan proses pengadaan barang dan jasa logistik di mana Perpres-nya harus diubah. Di pihak lain harus memberikan kepercayaan kepada masing-masing provinsi untuk melakukan pencetakan dan distribusi agar proses masa kampanye bisa berkorelasi dengan itu, ” tambah politisi PDI-Perjuangan ini.

    Terakhir, Komisi II juga mendorong kehadiran kampanye digital yang sekarang ini banyak digandrungi oleh para politisi yang normanya belum terlembagakan dengan baik di UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Diketahui, Ketua KPU Hasyim Asy'ari beberapa waktu lalu mengatakan calon presiden pada Pemilu 2024 bisa berkampanye keempat hingga lima kabupaten/kota jika durasi masa kampanye ditetapkan 120 hari.

    Durasi masa kampanye selama 120 hari ini merupakan rancangan KPU. "Kalau misal 120 hari, 514 kabupaten dibagi 120 hari berapa? Empat ya. Itu artinya pada hari yang sama setidaknya capres mengunjungi empat sampai lima kabupaten dengan durasi setiap hari keliling nonstop, " kata Hasyim di Kantor KPU, Jakarta, Senin (18/4/2022). (rdn/sf)

    Rifqinizamy Karsayuda DPR RI KOMISI II PDIP
    Administartor

    Administartor

    Artikel Sebelumnya

    Rafli: Kebijakan Larang Ekspor Minyak Goreng...

    Artikel Berikutnya

    Al Muzammil Usul Pendekatan Kesejahteraan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 205

    Postingan Tahun ini: 1941

    Registered: Jul 16, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 198

    Postingan Tahun ini: 1376

    Registered: May 24, 2021

    KOREM 082CPYJ KOTA MOJOKERTO

    KOREM 082CPYJ KOTA MOJOKERTO

    Postingan Bulan ini: 113

    Postingan Tahun ini: 537

    Registered: Oct 11, 2021

    Arif Rido Basuki

    Arif Rido Basuki

    Postingan Bulan ini: 107

    Postingan Tahun ini: 358

    Registered: Oct 4, 2021

    Profle

    Narsono Son

    Prajurit TNI Kodim Klaten dan Warga Nanggulan Turunkan Material Dengan Strategi Tempur
    Cara Estafet, Prajurit Satgas TMMD Reg 113 Kodim Klaten Langsir Material Batu Kali 
    Giat Personil Dalam Penyiapan Tempat Tinggal Pasukan Satgas TMMD Reg Kodim 0723 Klaten
    Semangat Gotong Royong, Ibu-Ibu PKK Ikut Serta Siapkan Barak Buat Satgas TMMD 

    Follow Us

    Recommended Posts

    Meski PMK Merebak, Rumah Makan di Bukittinggi Tetap Tinggi Peminat
    Dua Rumah Terbakar di Sungai Buluah Batang Anai, 10 Warga Mengungsi
    Raih WTP, Fadhil: Ini Kewajiban bukan Prestasi
    Sukseskan Program Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022, Wali kota Bitung Keluarkan SE
    Dukung Pelayanan Kesehatan di Padang,Wako Hendri Septa Apresiasi Kehadiran AYANI Women and Children Clinic